Headlines News :
Home » » Tahbisan Diakon

Tahbisan Diakon

Written By Keuskupan Sibolga on Sabtu, 20 September 2008 | 20.22



Keuskupan Sibolga pantas berbangga, betapa tidak di tengah paceklik panggilan keuskupan ini masih dapat menahbiskan 6 orang frater menjadi Diakon. Keenam frater itu yakni: Fr Eduard Aryanto Talu Oly Pr, Fr Rudi Supratman Pr, Fr Emanuel Mole Wae Pr, Fr Martinus Situmorang OFM Cap, Fr Pius Ndruru OFM Cap dan Fr Yusuf Silaban OFM Cap.

Keenam frater di atas ditahbiskan menjadi Diakon, Rabu (20/8/2008) di Paroki St Fransiskus Gunungsitoli oleh Mgr Ludovikus Simanullang, OFM Cap. Tahbisan itu dihadiri oleh 31 imam dan ratusan biarawan/wati serta umat.

Dalam kotbahnya, bapak uskup mengajak para calon diakon untuk melihat apa yang menjadi syarat dan keutamaan untuk bisa menerima tahbisan diakon. Menurut bapak uskup sendiri calon diakon setidaknya harus memiliki 4 hal yakni nama baik; dijiwai oleh roh kudus, punya kebijaksanaan dan sanggup untuk selibat.

Sebelum perayaan ekaristi selesai bapak uskup menyerahkan SK penempatan keenam diakon. Sesuai dengan SK dari keuskupan, Fr Eduard Aryanto Talu Oly Pr ditempatkan di Paroki Katedral Sibolga, Fr Rudi Supratman Pr ditempatkan di Paroki St Bonifasius Alasa, Fr Emanuel Mole Wae Pr ditempatkan di Paroki Padangsidempuan, Fr Martinus Situmorang OFM Cap ditempatkan di Paroki Teluk Dalam, Fr Pius Ndruru OFM Cap ditempatkan di Paroki Tarutung Bolak dan Fr Yusuf Silaban OFM Cap ditempatkan di Paroki Pulau-pulau Batu, Tello.

Sementara itu pada 4 September 2008, Fr. Dominikus Sibagariang, OFMCap juga ditahbiskan menjadi diakon di Paroki Hayam Wuruk, Medan oleh Mgr. Pius Datubara. Diakon ini akan bertugas di Paroki St. Petrus Idanรถ Gawo.(P3M).

Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.