Headlines News :
Home » » Pekan Suci di Nias

Pekan Suci di Nias

Written By Keuskupan Sibolga on Minggu, 01 April 2012 | 09.31

Paroki Kristus Gembala Baik (KGB)

Menurut penuturan P. Emmanuel Mole Wae Pr, umat Stasi Botombawö merayakan Minggu Palma (1/4/2012) dengan menghadirkan kembali peristiwa ketika Yesus dielu-elukan di Yerusalem. Hanya saja pada peristiwa di Yerusalem, Yesus naik di atas keledai. Berbeda halnya dengan umat di stasi Botombawö. Pada saat perarakan, imam duduk di atas kursi dan beberapa orang di antara umat mengusung imam sambil bernyanyi dan berarak menuju gereja.

Hal unik dan menarik juga terjadi pada Malam Paskah (7/4/2012) di stasi Botomuzöi. Biasanya pada Malam Paskah, masing-masing umat membawa lilin dan dinyalakan bersama pada saat Upacara Cahaya. Akan tetapi pada Malam Paskah kali ini, umat stasi Botomuzöi tidak menggunakan lilin selain satu lilin paskah yang sudah disediakan oleh pastor. Sebagai ganti lilin, mereka menggunakan obor yang sudah disediakan sebelumnya. Sekonyong-konyong, kegelapan malam pada saat itu disingkirkan oleh cahaya obor yang dinyalakan saat upacara cahaya. Dengan memegang obor bernyala di tangan, seluruh umat dan imam berarak menuju gereja untuk melanjutkan perayaan Malam Paskah.

Paroki St. Fransiskus Laverna

Di Paroki Laverna Gunungsitoli, hal yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya terjadi pada hari Minggu Paskah (8/4/2012). Biasanya di kebanyakan paroki atau stasi, anak-anak Sekami mengikuti acara mencari telur paskah pada Minggu Paskah. Namun di paroki yang satu ini, kebiasaan itu mendapat warna yang baru. Usai perayaan Misa pada Hari Minggu Paskah, seluruh umat diarahkan keluar melalui dua pintu utama. Di pintu itu, para petugas sudah berdiri dengan menjinjing keranjang berisi telur paskah. Setiap umat yang keluar dari pintu itu, baik orang tua pun remaja dan anak-anak, mendapat telur paskah dari para petugas. Segera setelah mendapat telur paskah, umat pun memakan telur tersebut di luar gereja. Suasana persaudaraan tampak meriah saat itu.

Sementara itu pada malam sebelumnya, tepatnya pada Malam Paskah (7/4/2012), anak-anak Sekami memeriahkan perayaan Malam Paskah dengan tarian. Dengan kepolosan yang terpancar pada wajah mereka, anak-anak Sekami ini menghantar imam beserta para petugas liturgi dan seluruh umat menuju gereja. Demikian juga pada saat persiapan persembahan. Sekali lagi anak-anak Sekami menari menghantar persembahan ke altar.

Paroki SPM dan Paroki HKY Telukdalam

Untuk mempersiapkan umat di stasi-stasi memasuki Pekan Suci dan terutama merayakan Hari Paskah, Pastor Paroki St. Perawan Maria (SPM) Diangkat ke Surga, P. Aloysius Telaumbanua OFMCap, beserta para pastor rekan lainnya melayankan Sakramen Tobat kepada umat. Pelayanan ini dilakukan di pusat-pusat rayon sebelum memasuki Pekan Suci.

Sementara itu di Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Telukdalam, empat belas orang katekumen dibaptis pada Malam Paskah (7/4/2012). Di tempat yang sama, pada hari Senin tepatnya pada Paskah Kedua (9/4/2012), dilangsungkan juga pembaptisan anak-anak. Dua puluh empat orang anak yang dibaptis pada saat itu di Paroki HKY ini.

Usai Perayaan Ekaristi pada Paskah Kedua itu, para pendamping Sekami telah menyiapkan kegiatan yang diikuti oleh seluruh anak-anak Sekami Paroki HKY . Semua anak-anak Sekami diajak untuk mencari telur paskah yang sudah disebarkan di berbagai tempat di sekitar gereja. Menyusun puzzle, melukis dan mewarnai gambar juga diselenggarakan pada saat itu. Anak-anak Sekami tampak ceria menikmati semua kegiatan yang sudah disiapkan jauh-jauh hari oleh para guru Sekami itu. ■ [Frans R. Zai]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.