Headlines News :
Home » » Uskup Merayakan Misa Krisma

Uskup Merayakan Misa Krisma

Written By Keuskupan Sibolga on Selasa, 03 April 2012 | 09.21

Selasa, 3 April 2012, Mgr. Ludovicus Simanullang, OFMCap memimpin Misa Krisma di Gereja Katedral St. Theresia Sibolga, yang diikuti oleh hampir seluruh imam yang bertugas di wilayah Keuskupan Sibolga. Selain para imam se-Keuskupan Sibolga, Perayaan Ekaristi yang dimulai pada pukul 15.00 Wib ini juga dihadiri oleh umat paroki Katedral dan biarawan/ti serta tokoh-tokoh umat Dekanat Tapanuli.

Menurut tradisi Gereja, Misa Krisma ini seyogyanya dirayakan pada pagi hari Kamis Putih. Akan tetapi karena para imam di Keuskupan Sibolga tersebar di dua dekanat yang dipisahkan oleh lautan nan luas (Dekanat Nias & Tapanuli), maka jadwal perayaan ini digeser ke hari Selasa sebelum Kamis Putih. Dengan itu, para imam masih mempunyai waktu kembali ke paroki masing-masing untuk merayakan misa bersama dengan umat beriman pada Hari Kamis Putih dan Trihari Paskah.

Berani dan Tekun

Mengawali khotbahnya, Mgr. Ludovicus mengungkapkan bahwa Misa Krisma yang dirayakan sekali dalam satu tahun itu merupakan momen khusus bagi para imam untuk kembali merenungkan sekaligus merayakan imamat pelayanan yang telah diterima melalui sakramen imamat. Imamat pelayanan itu tidak hanya tertuju bagi diri sendiri melainkan untuk memajukan kesejahteraan rohani umat Allah. Di samping itu Misa Krisma juga mengingatkan umat beriman akan pentingnya imamat umum yang diterima pada saat dibaptis.

Dengan mengutip perkataan Nabi Yesaya yang dimaklumkan oleh Yesus sendiri, Bapak Uskup mengajak para imam untuk berani berkata: “Roh Tuhan ada padaKu, sebab Ia telah mengurapi Aku”. Muatan Sabda itu menegaskan pentingnya peranan dan tugas para imam. Melalui imamat pelayanan, para imam dipanggil dan diutus secara khusus untuk melayani umat Allah sebagaimana Yesus sendiri yang datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan manusia. Karena itu Bapak Uskup kembali mengajak semua para imam agar berani dan tekun melayani umat Allah. Berani dimaksudkan sebagai suatu sikap batin yang tidak gentar akan resiko dan konsekuensi yang dihadapi dalam pelayanan, terutama bila pewartaan dan pelayanan yang diberikan secara tulus dan sepenuh hati ditolak atau tidak diterima orang. Ketekunan juga perlu dimiliki dan dikembangkan oleh para imam, sebab karya pelayanan tidak serta merta menghasilkan buah yang nyata tetapi justeru terkadang terkesan gagal.

Seraya menegaskan hubungan antara imamat pelayanan dan imamat umum, Bapak Uskup juga mengingatkan dan menghimbau para imam agar tidak jemu-jemu mendorong dan membimbing kaum beriman untuk mencapai dan mewujudkan visi Keuskupan Sibolga sebagai Gereja yang mandiri, solider dan membebaskan.

Minyak Suci

Dalam khotbahnya, Mgr. Ludovicus Simanullang menerangkan bahwa di samping para imam membaharui janji imamat dalam Misa Krisma, pada kesempatan ini dilaksanakan juga pemberkatan minyak-minyak suci yang akan digunakan oleh para imam untuk mengurapi umat beriman.

“Minyak katekumen kita pakai untuk mengurapi para katekumen supaya dengan rahmat Tuhan mereka sanggup melawan muslihat setan dan menjadi pejuang tekun melawan kejahatan dan ikut serta mendirikan kerajaan Allah. Minyak pengurapan suci kita pakai untuk menguatkan orang sakit yang disertai dengan doa yang tumbuh dari iman supaya mereka dapat sembuh, atau sesuai dengan kehendak Tuhan, penderitaannya dipersatukan dengan sengsara Tuhan demi keselamatan mereka sendiri, kaum kerabatnya dan seluruh umat Allah. Minyak krisma kita pakai untuk pengurapan dalam sakramen baptis dan dalam sakramen krisma, yang menunjukkan bahwa orang beriman layak disebut kristen, artinya yang diurapi, dan sungguh mengambil bagian dalam martabat Kristus sebagai nabi, imam dan raja dalam perjanjian baru dan kekal”, ujar Bapak Uskup memberikan penjelasan tentang ketiga minyak yang akan diberkati dalam perayaan kudus itu. ■ [Frans R. Zai]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.