Headlines News :
Home » » Masalah Pokok di Tapanuli dan Nias

Masalah Pokok di Tapanuli dan Nias

Written By Keuskupan Sibolga on Minggu, 25 Oktober 2009 | 19.46

Berikut masalah-masalah yang dihadapi umat dekanat Tapanuli dan Nias berdasarkan hasil prasinode Dekanat Tapanuli 6-9 Oktober dan Dekanat Nias 13-16 Oktober 2009. Masalah pokok ini akan dilanjutkan pembahasannya saat Sinode Keuskupan Sibolga. Sinode akan diadakan 12-16 November 2009:

I. Bidang Ekonomi:
Tapanuli
1. Ekonomi lemah
2. Kurang kreative berwisausaha
3. Lahan sempit
4. Tidak memiliki pekerjaan
5. Pemanfaatan wadah pengembangan ekonomi belum maksimal
Nias
1. Keterampilan umat untuk berusaha rendah
2. Tidak mampu mengatur ekonomi keluarga
3. Harga komoditi tidak stabil
4. Ketergantungan pangan pada pihak luar

II. Politik:
Tapanuli
1. Guru agama Katolik di sekolah negeri kurang
2. Pendidikan politik sangat kurang
3. Penegakan hukum masih diskriminatif
4. Kurang sikap kritis profetis dalam politik
Nias
1. Banyak pejabat politik melakukan korupsi
2. Pelayanan kesehatan kurang baik
3. Gereja kurang terlibat dalam pastoral politik
4. Pemerintah kurang memihak kepada kepentingan rakyat dalam urusan, air bersih, listrik, dll.

III. Hubungan Sosial:
Tapanuli
1. Ketidaksetaraan gender dalam keluarga
2. Kurangnya perhatian orangtua terhadap keluarga
3. Semakin berkurangnya solidaritas antar warga
4. Relasi antar anggota keluarga kurang harmonis
Nias
1. Ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan
2. Kekerasan dalam rumah tangga
3. Menurunnya solidaritas antara warga
4. Banyak anak kurang mendapat perhatian dalam keluarga

IV. Budaya:
Tapanuli
1. Kegiatan adat lebih diutamakan daripada kegiatan Gereja
2. Semakin hilang rasa bergotongroyong
3. Banyak orang tua tidak sadar akan pentingnya pendidikan dalam keluarga
4. Kenakalan remaja
5. Semakin banyak orang beragama teoretis (agama hanya sekedar simbol/nama)
Nias
1. Mutu Pendidikan rendah
2. Jujuran dan biaya perkawinan membebankan
3. Pendidikan nilai dalam keluarga kurang memadai
4. Maraknya perjudian dan mabuk-mabukan di Nias

V. Gereja:
Tapanuli
1. Umat malas ke Gereja
2. Kurangnya pemahaman umat tentang kekatolikan
3. Kebanyakan pelayan Gereja kurang berkualitas
4. Semakin banyak umat tidak bersedia dipilih menjadi pengurus Gereja
5. Tenaga imam kurang
Nias
1. Gereja kurang merakyat (berakar) dalam budaya setempat
2. Agama dipahami sebatas urusan ibadah saja
3. Sebagian besar petugas pastoral belum bermutu dalam hal wawasan dan ketrampilan
4. Tenaga petugas pastoral (imam, katekis, guru agama) kurang

[seksi publikasi & dokumentasi]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.