Headlines News :
Home » » Riwayat Hidup P. Anicet Flechtker

Riwayat Hidup P. Anicet Flechtker

Written By Keuskupan Sibolga on Sabtu, 31 Desember 2011 | 18.12

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Yes. 60, 1

Pagi hari benar, hari raya natal 2011 telah meninggal Saudara P. Anicet Flechtker

Pagi-pagi benar, pada hari natal P. Anicet Flechtker telah menyerahkan kembali hidupnya ke tangan Penciptanya.
P. Anicet lahir di Muenster (Jerman) pada tahun 1922. Dia bersekolah di kota yang sama. Setelah sekolah dasar dia melanjutkan sekolah di seminar menengah (Kolleg St. Yosef di Bocholt dan Kolleg St Antonius di Koblenz). 1940 dia tamat sekolah lanjutan atas di Muenster. Setelah tamat sekolah, ia diwajibkan kerja di Budweis (Boehmen) pada masa kekuasaan Hitler (1933-1945) . Tahun 1941 -1945 ia dipaksakan menjadi prajurit dan ditempatkan di Rusia dan di Italia. Dia kembali di Muenster setelah dinyatakan selesai masa tahanan.

Pada tgl. 10 Mei 1946 dia diterima di Novisiat Kapusin di Biara Stuehlingen dan mengikrarkan diri seumur hidup di Muenster pada tgl. 11. Mei 1950 kepada ordo Kapusin. Kuliah philosophie dan theologie diselesaikan di Werne, Krefeld dan Muenster. 1951 dia ditahbiskan menjadi imam oleh uskup pembantu Heinrich Gleumes.

Tempat kerja pertama setelah dia ditahbiskan menjadi imam adalah biara Kapusin Stuehlingen untuk lamanya 2 tahun. Setelah itu dia dipangil menjadi guru kesenian dan guru agama di seminari menengah St.Yosef di Bocholt.

Keinginan untuk menjadi Missionar telah dikabulkan pada tahun 1958. Sdr. Anicet diutus ke Indonesia dan berkarya disana 30 tahun lamanya bersama dengan Saudara-Saudara Kapusin di Sumatera dan di Pulau Nias dimana ada provinsi Kapusin dan Keuskuppan Sibolga. Dengan kemahiran teknik dan berbakat di bidang kesenian, dia bisa kerjakan semuanya dengan baik disamping tugas utama, yaitu karya pastoral sebagai Pastor di Distrik Gunungsitoli. Tidak lama sesudahnya dia menjadi Dekanus untuk Pulau Nias. Dengan prakarsa sendiri dia menterjemahkan buku-buku liturgi dari bahasa latin ke bahasa Nias dan membuka percetakan untuk mencetak dan menjilid buku-buku baru.

1981 Bapa Uskup memanggil dia menjadi sekretaris dan vikaris jenderal di keuskupan Sibolga.
Di waktu yang sama dia memimpin komisi hukum perkawinan dan rektor distrik untuk umat Allah berbahasa Nias di Sumatera, bagian keuskupan Sibolga. Jabatan-jabatan ini dia emban sampai tahun 1988 sesudah itu dia memohon kepada Bapa Uskup untuk dibebastugaskan dari segala kewajibannya, kedudukannya, sebab tenaga sudah berkurang. Dia juga meminta dari Provinsial untuk pindah provinsi kembali ke provinsi induk di Jerman tanah leluhurnya.

Sdsr. Anicet telah ikut bertanggungjawab membangun umat Allah di keuskupan Sibolga. Dengan karya pastoralnya dia membentuk Gereja lokal dengan penuh cinta kasih kepada Allah Yang Mahakuasa.
1989 kembali di tanah airnya, dia bertugas selama 2 tahun di Biara Zell a.Hammersbach dan 1991 sebagai Provinsarchivar di Koblenz-Ehrenbreitstein sampai pembubaran biara itu pada tahun 2008. Selain dari pengurusan administrasi di arsip provinsi dia berkarya pastoral untuk Suster-Suster di sekitarnya dan selalu bersedia hadir di tempat pengakuan dosa.

Sejak tahun 2008 demi kesehatan dan ketenangan yang patut untuk P. Anicet dia diberi tempat tinggal di Biara Kapusin, Muenster. Dalam Lingkungan persaudaraan Kapusin dia merayakan yubileum 65 tahun hidup membiara dan bulan Augustus 2011 jubileum 60 tahun pesta imamat.
Kekuatan jasmani makin kurang dan kesehatan menurun, terutama pada musim gugur. 2 minggu sebelum hari natal P. Anicet harus berbaring dan pindah ke ruangan perawatan di Biara. Saat kehidupan penuh dengan kegiatan rohani dan jasmani telah berakhir pada pesta hari natal.

Semoga Tuhan Allah membalas kesetiaan P. Anicet demi mengabdi saudara-saudara seordo dan sesamanya di negara missi dan di tanah airnya demi kerajaan Allah.
Semoga Tuhan menerima P. Anicet di dalam kerajaanNya yang penuh dengan damai.
Tgl. 29. Desember 2011 pukul 14:oo telah dimakamkan di Taman Damai di biara kapusin Muenster.

dari:
Saudara-Saudara Kapusin di Muenster (www.kapusin.sibolga.org)
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.