Headlines News :
Home » » 40 Tahun Menjalani Hidup Membiara, Pst. Gratianus Makin Teguh.

40 Tahun Menjalani Hidup Membiara, Pst. Gratianus Makin Teguh.

Written By Admin on Sabtu, 12 Januari 2013 | 16.08

P. Gratianus Tinambunan OFMCap
Suasana Perayaan Ekaristi pagi ini (12/1/2013) di Biara St. Felix Mela Sibolga berbeda dari biasanya. Meskipun tetap dilangsungkan dengan sederhana dan hanya diikuti oleh anggota Fraternitas St. Felix dan para postulan kapusin, namun ucapan syukur begitu terasa mewarnai Kurban Misa hari ini.

Dalam hantaran misa, Pst. Servasius Sihotang OFMCap mengajak hadirin mengucapkan syukur kepada Tuhan sebab pada hari ini Pst. Gratianus Tinambunan OFMCap genap 40 tahun menjalani Hidup Membiara.

"Empat puluh tahun Hidup Membiara bukanlah waktu yang singkat. Ini merupakan anugerah yang pantas disyukuri. Angka 40 tahun tentu mempunyai makna tersendiri. Selama 40 tahun Bangsa Israel menghabiskan waktu dalam perjalanan menuju Tanah Terjanji, Kanaan. Dalam durasi waktu yang cukup lama itu, mereka menghadapi banyak rintangan. Mengawali karya-Nya, Yesus menyingkir ke padang gurun dan  berpuasa selama 40 hari dan 40 malam. Yesus juga menghadapi tantangan dan godaan selama berpuasa. Nah, Pst. Gratianus juga telah menjalani Hidup Membiara selama 40 tahun dan masih tetap teguh dalam menjalani panggilan Tuhan untuk melayani banyak orang. Selama 40 tahun hidup membiara, tentu tidak sedikit rintangan yang telah dihadapi oleh Pst. Gratianus. Dan hari ini, kita mengucapkan syukur kepada Tuhan sebab Dia telah menunjukkan belaskasihannya sehingga Pst. Gratianus berhasil melewati segala rintangan selama 40 tahun menjalani hidup membiara. Sekaligus pada saat yang sama, kita juga berdoa agar beliau semakin kuat untuk meneruskan perjalanan yang masih membentang ke depan", kata Pst. Servas Sihotang.

Sementara itu Pst. Gratianus, yang juga selebran utama dalam Kurban Misa ini, mengatakan dalam homilinya bahwa Bacaan Injil pagi ini sungguh bermakna dan itulah yang dia coba hidupi selama 40 tahun menjalani Hidup Membiara.

"Dalam Injil yang baru kita dengar tadi, Yohanes mengatakan: 'Ia (Tuhan) harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil'. Apa yang dikemukakan oleh Yohanes tersebut, itu juga yang saya coba perjuangkan dalam hidup saya. Meskipun banyak rintangan, namun saya berusaha agar melalui kehadiran dan pelayanan saya, Tuhan semakin besar dan saya semakin kecil. Terima kasih banyak kepada semua saudara yang telah mendukung saya dalam menjalani panggilan ini. Dengan rahmat Tuhan, saya yakin bahwa Dia akan senantiasa menyertai saya sehingga saya akan mampu bertahan dalam panggilan ini. Saya sungguh bahagia dan senang menjalani panggilan ini. Di sinilah hidup saya dan akan tetap saya jalani di bawah bimbingan Tuhan dan dukungan semua para saudara sepanggilan serta umat beriman", imbuhnya dengan penuh keyakinan.
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.