Headlines News :
Home » » Uskup ajak umat tolak tambang

Uskup ajak umat tolak tambang

Written By Admin on Sabtu, 26 Januari 2013 | 18.33

Uskup Ruteng, Mgr Hubertus Leteng
Pertambangan memang mendatangkan uang bagi pemilik lahan, namun keuntungan yang didapat jauh lebih kecil dibanding dengan keuntungan yang diperoleh investor. Keuntungan tersebut pun hanya didapat selama masih ada kegiatan pertambangan. Setelahnya, lahan tersebut tidak produktif lagi sehingga tidak akan memberi manfaat bagi generasi selanjutnya.

Hal itu diungkapkan oleh Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng saat berkhotbah dalam “Misa Ekologis” di areal pertambangan Lingko Ropet, Desa Lante, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/1/2013), seperti dilansir Indonesianway.com.

“Siapa paling banyak mendapatkan untung dari tambang? Berapa lama kamu mendapat untung dari tambang? Kalau ini habis, dapat uang dari tambang mana lagi? Sampai kapan uang dari tambang bertahan untuk dirimu dan anak cucumu? Kalau tambang itu selesai, isinya habis dikeruk, uang itu juga selesai,” jelas Mgr Hubert.

Prelatus ini juga mengecam kehadiran industri pertambangan yang membawa kerusakan lingkungan hidup dan mengajak umat Katolik Manggarai untuk menolak industri ekstraktif tersebut.
“Bumi yang sudah sakit, sudah luka, sudah rusak, sudahlah. Yang sudah terjadi, sudah terjadi. Harapan kami, tidak ada lagi tanah dan bumi yang baru yang dirusakkan,” ujarnya.

Usai Misa, Uskup Hubert, Komandan Kodim 1612 Manggarai Letkol Jacky Ariestanto dan Direktur PT Rakhsa International Mining (RIM) Helmi Lalu selaku pemegang kuasa pertambangan Lingko Ropet melakukan penanaman pohon trembesi yang disumbangkan oleh Kodim 1612 Manggarai di areal pertambangan.

Komandan Kodim 1612 Manggarai, Letkol Ariestanto mengatakan, pihaknya merasa satu visi dengan Gereja Katolik Manggarai untuk menyelamatkan lingkungan.

Sementara, Direktur PT RIM, Helmi Lalu, mengatakan, kehadirannya dalam acara misa ekologis dan penanaman pohon tersebut berangkat dari komitmen untuk mengembangkan konsep green mining di wilayah-wilayah pertambangannya.
=============
Sumber: UCAN Indonesia
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.