Headlines News :
Home » » MINGGU PASKA 2 (Thn. C), 7 April 2013

MINGGU PASKA 2 (Thn. C), 7 April 2013

Written By Admin on Sabtu, 06 April 2013 | 20.52

7 April 2013
MINGGU PASKA 2 (Thn. C)

YA TUHANKU DAN ALLAHKU!
Kis 5:12-16; Why 1:9-11a.12-13.17-19; Yoh 20:19-31

Ulasan Bacaan:

Bacaan pertama mengisahkan bahwa berkat warta tentang kebangkitan Yesus rasul-rasul kembali menjadi suatu kelompok yang kompak dan pelan-pelan semakin terpisah dari orang-orang Yahudi. Bahkan lama kelamaan mereka menjadi inti bagi terbentuknya suatu umat yang baru, yang didasarkan pada warta tentang kebangkitan Yesus itu. Meskipun, sebagaimana kita dengar dari bacaan Injil tadi, para rasul juga tidak gampang sampai pada kepercayaan akan kebangkitan itu. Itulah yang secara khusus kita tangkap dari kisah rasul Thomas dalam Injil tadi. Tiap rasul mempunyai cara yang khas untuk sampai kepada iman akan kebangkitan. Tidak semua cara khas itu dikisahkan dalam Injil. Minggu lalu kita mendengar cara khas Petrus dan murid kesayangan Yesus sampai pada kepercayaan itu. Kali ini kisah Thomas disuguhkan kepada kita. Sayang, banyak orang menganggap Thomas itu sebagai lambang orang tak percaya. Sama sekali hal itu tidak tepat. Itu hanya didasarkan atas bacaan yang kurang lengkap akan kisah itu. Justru harus diperhatikan dalam kisah itu bahwa pengakuan paling nyata Yesus sebagai Tuhan ditempatkan penginjil dalam mulut Thomas: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

Pengenaan Untuk Hidup Sekarang:

Sebagaimana dialami para rasul, cara kita dihantar kepada kepercayaan kepada Yesus adalah unik dan berbeda-beda satu sama lain. Entah jalan apa pun yang kita tempuh sehingga kita sampai kepada iman akan Yesus, menjadi Katolik, semua itu sah-sah saja. Yang akhirnya harus keluar dari mulut kita adalah pengakuan mendalam rasul Thomas tadi: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Jadi menyembah Yesus sebagai Tuhan dan Allah. Tentu saja pengakuan itu tidak bisa tinggal kata-kata melulu, melainkan harus merupakan pengakuan yang menuntun kelakuan konkrit dalam hidup sehari-hari. Mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Allah berarti menjadikan Yesus sebagai kompas dan penuntun hidup. Nilai-nilai yang diperjuangkan Yesus harus menjadi nilai yang kita perjuangkan juga. Kecintaan Yesus kepada orang-orang kecil dan terpinggirkan harus menjadi pilihan hidup kita juga. Bertentanganlah dengan pengakuan iman kita akan Yesus, apabila kita tetap saja ikut-ikutan dalam perbuatan-perbuatan korup yang merugikan bangsa dan masyarakat kita. Iman akan Yesus mengharuskan kita menjadi orang yang bersih dan tanpa pamrih. Semoga! [Pst. Bonifasius Simanullang OFMCap]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.