Headlines News :
Home » » MINGGU PASKA 5 (Thn. C), 28 April 2013

MINGGU PASKA 5 (Thn. C), 28 April 2013

Written By Admin on Minggu, 28 April 2013 | 09.37

28 April 2013
MINGGU PASKA 5 (Thn. C)

HENDAKLAH KAMU SALING MENGASIHI!
Kis 14:21b-27; Why 21:1-5a; Yoh 13:31-33a.34-35

Ulasan Bacaan:

Bacaan-bacaan hari Minggu ini berbicara tentang sesuatu yang baru: perintah baru, yakni: hendaklah kamu saling mengasihi satu sama lain. Juga ada langit dan bumi yang baru. Nampak bagi Yohanes dalam suatu penglihatan: langit dan bumi yang baru turun dari surga. Ciri utama adalah: Allah tinggal di tengah-tengah umat manusia. Itu berarti hidup di dunia yang baru itu tidak lagi terpisahkan dari Allah. Maka, karena sifat utama Allah adalah kasih, mereka yang hidup dalam dunia baru itu juga mesti saling mengasihi satu sama lain. Perintah lama, yakni hukum Taurat, yang boleh dikatakan dicirikan oleh hukum pembalasan: gigi ganti gigi, mata ganti mata, diganti dengan perintah baru yang dicirikan oleh kasih. Yesus berkata: “Hendaklah kamu saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu!” Kita tak mungkin hitung menghitung dalam hal kasih kepada Yesus. Tak ada yang bisa kita beri membayar kasih-Nya kepada kita. Bagaimanapun terhadap kasih Yesus kita tetap adalah orang berhutang. Kesadaran ini seharusnya membuat kita bertahan dalam macam-macam kekalutan, sebab, kata rasul Paulus, “untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.”

Pengenaan Untuk Hidup Sekarang:

Sabda yang kita dengar hari ini seharusnya mengobah hidup kita dengan meninggalkan segala sesuatu yang tak sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. Dunia baru yang kita dambakan akan segera terwujud apabila kita semua rela meninggalkan segala perbuatan manusia lama itu. Kita harus membuang segala bentuk balas dendam dari hidup kita dan menggantinya dengan pengampunan satu sama lain. Pembalasan telah membuat terlalu banyak korban yang tak perlu. Kita harus meninggalkan egoisme dan cinta diri dan memupuk kepekaan satu sama lain dengan hidup saling peduli dan rela berbagi dalam rezeki. Sebenarnya bumi ini cukup kaya untuk memberi makan semua penduduknya. Hanya kerakusan kitalah yang menyebabkan banyak orang tidak sempat menikmati rezeki seperti kita nikmati. Sekiranya kita berani hidup pada garis minimum, maka tak perlu ada orang miskin sampai melarat di tengah-tengah kita. Maka sekecil apa pun sumbangan yang bisa kita beri dalam membangun hidup peduli itu, kita mesti wujudkan agar langit dan bumi baru yang dilihat oleh Yohanes itu menjadi kenyataan kini dan di sini. [Pst. Bonifasius Simanullang OFMCap]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.