Headlines News :
Home » » MINGGU BIASA 15 (Thn. C), 14 Juli 2013

MINGGU BIASA 15 (Thn. C), 14 Juli 2013

Written By Admin on Minggu, 14 Juli 2013 | 08.36

14 Juli 2013
MINGGU BIASA 15 (Thn. C)
JADILAH PELAKSANA FIRMAN
Ul 30:10-14; Kol 1:15-20; Lk 10:25-37


Ulasan Bacaan:
Bacaan-bacaan hari Minggu ini berbicara tentang pelaksanaan perintah Tuhan. Bacaan pertama lebih-lebih mau menunjukkan bahwa orang tak bisa berdalih dengan mengatakan bahwa perintah Tuhan itu tak jelas, tak tahu apa dan di mana. Sebab perintah itu ada dalam mulut dan dalam hati masing-masing. Dalam mulut berarti sudah disampaikan melalui pengajaran para nabi; dan dalam hati berarti melalui pengajaran para nabi itu perintah Tuhan itu dibatinkan supaya menjadi pedoman untuk melangkah. Itulah artinya taurat. Dan dalam bacaan Injil ditunjukkan bahwa dengan melaksanakan perintah Tuhan itu seseorang menjadikan dirinya sesama bagi orang lain. Dengan kata lain, pelaksanaan perintah Allah menumbuhkan persaudaraan di antara umat manusia. Yang satu dijadikan saudara bagi yang lain. Demikianlah juga terpenuhi cita-cita penciptaan, yakni bahwa manusia menjadi secitra dengan Allah. Karena itulah dikatakan dalam bacaan kedua bahwa Kristus telah menjadi anak sulung di antara segenap ciptaan, sebab Dia telah mematuhi perintah Allah itu secara sempurna. Dia (Kristus) adalah pelaksana kehendak Allah yang tiada cela. Dia menjadi tauladan bagi setiap orang yang mau mematuhi Allah.

Pengenaan Untuk Hidup Sekarang:
Pemenuhan perintah Allah bukan terutama soal kesalehan pribadi dalam artian pelaksanaan ritus-ritus atau perayaan-perayaan keagamaan tertentu. Perintah Allah tidak hanya berkaitan dengan ibadah tetapi juga bahkan terutama berkaitan dengan hidup sosial, hidup sehari-hari di dalam masyarakat. Kesalehan harus sejalan dengan perbuatan amal kepada sesama. Karena itu persaudaraan di antara umat manusia tidak juga terutama diikat oleh agama yang sama tetapi oleh pengamalan perintah Allah di antara sesama manusia, entah seiman atau tidak. Perbuatan baik dan amal tidak dibatasi oleh golongan, kedudukan bahkan agama yang sama melainkan terbuka kepada semua karena kasih Allah juga terbuka untuk semua orang bahkan kepada segenap ciptaan, sebagaimana ditampakkan oleh orang Samaria yang baik hati dalam perumpamaan Yesus dalam bacaan Injil tadi. Pesan Yesus kepada ahli Taurat yang bertanya kepada-Nya itu, dan dengan demikian juga menjadi pesan bagi kita, “Pergilah, perbuatlah demikian!” Maksudnya: kita pun harus membuat hal sama seperti orang Samaria yang baik hati itu. Semoga! [Pst. Bonifasius B. Simanullang OFMCap]
Share this article :
 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.