Headlines News :
Home » » Jenazah Pastor Adifeti Tiba Di Keuskupan Sibolga

Jenazah Pastor Adifeti Tiba Di Keuskupan Sibolga

Written By Admin on Sabtu, 07 September 2013 | 20.52

Mobil ambulance yang membawa jenazah Pastor Adifeti Telaumbanua Pr dari Bandara Kuala Namu Medan akhirnya tiba tadi siang (7/9/2013) sekira pukul 11.30 Wib, di Pusat Bina Iman St. Antonius Mela Sibolga. Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Ludovicus Simanullang OFMCap, yang sudah sejak pagi telah menantikan kedatangan jenazah almarhum, berdiri menyambut kedatangan rombongan yang membawa raga imam Keuskupan Sibolga itu.

Isak tangis umat memecah keheningan kala peti jenazah pastor yang baru saja menyelesaikan S-2 Teologi di Fakultas Teologi Kentungan Yogyakarta ini dikeluarkan dari mobil Ambulance. Acara singkat penyerahan jenazah Pastor Adifeti pun dilangsungkan di depan Aula PBI St. Antonius.

Utusan dari Keuskupan Weetebula, RD. Kristoforus Dappa Tadi beserta dua orang suster dari kongregasi SCMM yang berkomunitas di Sumba, Suster Odilia Manaö dan Suster Fidelia Giawa, menyerahkan jenazah pastor kelahiran Desa Lasara Sawö (Nias) ini secara resmi kepada Uskup Keuskupan Sibolga.

"Saya, Pastor Kristoforus Dappa Tadi diutus oleh Bapa Uskup Keuskupan Weetabula untuk menghantar jenazah Romo Adifeti dan menyerahkannya kepada Bapa Uskup Keuskupan Sibolga. Bersama saya ada dua orang suster SCMM, yaitu Sr. Odilia dan Sr. Fidelia", kata Pastor Kristoforus memperkenalkan diri.

Imam Keuskupan Weetabula inipun menyerahkan selendang khas Sumba serta foto Pastor Adifeti kepada Uskup Keuskupan Sibolga.

"Bapa Uskup Keuskupan Weetabula menitipkan selendang dan foto Romo Adifeti ini untuk
diserahkan kepada Yang Mulia Bapa Uskup Keuskupan Sibolga. Menurut adat Sumba, selendang ini merupakan simbol pelindung badan dikala panas dan menjadi penghangat di saat dingin. Itu berarti bahwa Bapa Uskup beserta seluruh umat Keuskupan Weetabula berharap dan berdoa agar Romo Adifeti beristirahat dalam damai dan tetap berada di dalam perlindungan Tuhan. Ini juga mengungkapkan bahwa ikatan persaudaraan telah terjalin di antara Keuskupan Weetabula dan Keuskupan Sibolga. Kami menghantar jenazah Romo Adifeti sampai ke sini (Sibolga, red.-) dan menyerahkan selendang dan foto Romo Adifeti sebab Bapa Uskup dan seluruh umat Keuskupan Weetabula turut merasa kehilangan atas meninggalnya Romo Adifeti ini", jelasnya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Sibolga Mgr. Ludovicus Simanullang OFMCap menyampaikan ucapan terima kasih atas kebaikan dan rasa persaudaraan yang telah ditunjukkan oleh uskup dan seluruh umat Keuskupan Weetabula sehingga jenazah Pastor Adifeti dapat sampai di Keuskupan Sibolga.

"Ini mengingatkan kita sekaligus menjadi bukti bahwa Gereja Katolik itu satu", ujar Mgr. Ludovicus.

Sebagai ucapan terima kasih, Uskup Keuskupan Sibolga menyerahkan Ulos kepada Pastor Kristoforus dan kepada kedua suster diberikan sarung. [WKS/SBG/01]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.