Headlines News :
Home » » Lagi-Lagi Keuskupan Sibolga Dirundung Duka

Lagi-Lagi Keuskupan Sibolga Dirundung Duka

Written By Admin on Selasa, 10 September 2013 | 11.36

RIP: Pst. Tarsisius Tambunan OFMCap
Duka cita mendalam atas meninggalnya Pastor Adifeti Telaumbanua pada hari Kamis yang lalu (5/9) masih belum sirna, hari ini Keuskupan Sibolga kembali dirundung duka. Pagi ini (10/9) Warta Keuskupan Sibolga (WARKES) menerima Pesan Pendek (SMS) dari Sekretaris Ordo Kapusin Propinsi Sibolga, Bruder Hezekiel Manaƶ OFMCap, yang menginformasikan bahwa pagi ini P. Tarsisius Tambunan OFMCap ditemukan di kamarnya telah meninggal dunia oleh saudara sekomunitasnya.

Ketika ditanya oleh WARKES via telefon tentang penyebab kematian imam dari Ordo Kapusin Propinsi Sibolga itu, Br. Hezekiel mengatakan bahwa ada kemungkinan disebabkan oleh serangan jantung.

"Informasi yang diperoleh dari komunitas Tumbajae menyebutkan bahwa pagi ini seharusnya giliran Pastor Tarsis memimpin misa. Setelah beberapa waktu ditunggu oleh pastor lain dan diakon, dia masih belum juga muncul di Sakristi. Akhirnya Diakon Albert Simbolon OFMCap mengetuk pintu kamar P. Tarsis dengan maksud membangunkannya. Namun karena tidak ada sahutan, maka Diakon Albert pun membuka pintu kamar. Setelah itu dia melihat P. Tarsis sudah terbujur kaku di atas ranjang", jelas Hezekiel.

Kematian Pastor Paroki St. Mikael Tumbajae ini sungguh mengejutkan umat dan para imam di Keuskupan Sibolga. Betapa tidak, Keuskupan Sibolga baru saja menghantar jenazah Pastor Adifeti Telaumbanua Pr ke tempat peristirahatannya yang terakhir (8/9), kini Keuskupan Sibolga kembali kehilangan seorang lagi imam.

Vikjend Keuskupan Sibolga, RD. Dominikus Doni Ola yang dihubungi secara terpisah oleh WARKES mengaku sangat kaget mendapat informasi ini.

"Saya sekarang sedang dalam perjalanan pulang ke keuskupan. Tadi saya mengantar keluarga almarhum Pastor Adifeti ke kuburan untuk berdoa dan menanam bunga. Tiba-tiba saya mendapat informasi bahwa P. Tarsisius Tambunan sudah meninggal pagi ini. Saya kaget dan bertanya dalam hati, 'Cobaan apa lagi ini Tuhan. Mengapa imam yang masih muda ini Engkau panggil dalam waktu yang hampir bersamaan', ungkap Doni.

Romo Doni juga menambahkan bahwa tahun lalu Pastor Tarsisius baru diangkat oleh Bapa Uskup Keuskupan Sibolga menjadi Pastor Paroki St. Mikael Tumbajae. Umat di sana sangat senang dengan pelayanannya. Setelah dia menjadi pastor paroki di sana, kegiatan-kegiatan pastoral sudah mulai hidup kembali. Hal ini nampak dalam Evaluasi Tengah Tahun yang digelar pada bulan Juni lalu (18-20/6).

"Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua orang imam di Keuskupan Sibolga meninggal dunia. Ini sungguh menyedihkan. Keuskupan ini sangat kekurangan tenaga imam dan dalam situasi seperti ini, dua orang imam yang sungguh energik dan masih tergolong muda justeru dipanggil Tuhan ke pangkuan-Nya. Saya sungguh terkejut dan sangat sedih atas kenyataan ini", ujar Doni.

Sementara itu, Pastor Sebastian Sihombing OFMCap, Pastor Paroki Pangaribuan yang sudah tiba di Tumbajae siang ini menginformasikan kepada WARKES bahwa besok (11/9) jenazah akan dibawa ke Pusat Bina Iman St. Antonius Mela Sibolga untuk di semayamkan di sana dan direncanakan akan dikebumikan pada hari Sabtu (14/9) di Pemakaman Kapusin yang berada di Biara St. Felix Mela. [Frans R. Zai OFMCap]
===============

Ralat:
Menurut keterangan Sekretaris Ordo Kapusin Propinsi Sibolga, Misa Requiem dan Penguburan akan dilaksanakan pada hari Kamis (12/9), Pukul 14.00 Wib. Dengan demikian, informasi sebagaimana disebutkan di atas oleh P. Sebastian Sihombing telah dikoreksi. [Admin]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.