Headlines News :
Home » » Riwayat Hidup P. Adifeti Telaumbanua, Pr

Riwayat Hidup P. Adifeti Telaumbanua, Pr

Written By Admin on Minggu, 08 September 2013 | 06.44

P. Adifeti lahir sebagai anak ke-4 dari tujuh bersaudara, buah cinta dari Bapak (alm.) Hinomböwö Telaumbanua dan Ibu Kasia Harefa. Anak yang kemudian dibaptis dengan nama lengkap Krispin Adifeti Telaumbanua ini, lahir di Lasara, Sawö (Nias Utara) pada tanggal 3 Desember 1969. Pendidikan sekolah dasar dijalani di SD Inpres Sawö tahun 1976–1982. Setelah merampungkan pendidikan sekolah dasar, lalu melewati tahun-tahun di bangku sekolah menengah pertama di SMP Durintani, Sembahe, pada tahun 1982–1985. Tahun 1985–1988 dia menghabiskan banyak waktunya di Gunungsitoli untuk menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas di SMA Xaverius.

Tuhan ternyata telah menyiapkan jalan panggilan khusus bagi Adifeti untuk menjadi pekerja di kebun anggur Tuhan. Jalan itu ditelusuri secara lebih serius ketika dia memutuskan untuk masuk kelas Retorika di Seminari Menengah Sacerdos Pematangsiantar dan kemudian masuk Tahun Orientasi Rohani di Sinaksak sebagai calon imam diosesan dari Keuskupan Sibolga. Program S-1 dijalani di STFT St. Yohanes Pematangsiantar tahun 1990–1994, dan setelah itu menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Kristus Raja Gidö pada tahun 1994–1995. Tahun 1995–1997 menyelesaikan Program Post S-1 di STFT St. Yohanes.

Tahbisan diakonat diterimanya pada tanggal 3 Juli 1997 di Seminari Tinggi St. Petrus Sinaksak, Pematangsiantar. Hampir delapan bulan kemudian, tepatnya tanggal 21 Pebruari 1998, menerima Tahbisan Imamat di Gereja St. Maria Gunungsitoli. Tahun pertama sebagai imam dijalani di Paroki St. Mikael Tumbajae. Setelah setahun di Tumbajae, kemudian berpindah tempat tugas ke Paroki St. Hilarius (tahun 1999). Setelah beberapa tahun di Tarutungbolak, awal tahun 2002 berpindah tempat tugas lagi ke Paroki Roh Kudus Lahusa Gomo. Kemudian sejak pertengahan Agustus 2004 sampai bulan Maret tahun 2011 bertugas di Paroki Kristus Raja Gidö. Setelah bertugas di Gidö, P. Adifeti membantu di Paroki Katedral St. Teresia Lisieux Sibolga. Tugas-tugas lain yang pernah diemban oleh P. Adifeti, antara lain: menjadi Dekanus Dekanat Nias (2009– 2011), menjadi anggota Dewan Imam dan Dewan Konsultores, menjadi pengurus FKUB dan BKAG Kabupaten Nias dan beberapa tugas gerejani lainnya.

Tahun 2011–2013 menjalani Tahun Sabatikal.  P. Adifeti mengisi tahun sabatikal tersebut dengan mendalami studi teologi pada program S-2 di Seminari Tinggi Kentungan, Yogyakarta. Selesainya program studi tersebut ditandai dengan ujian tesis S-2 pada tanggal 26 Agustus 2013. Sebelum kembali ke Keuskupan Sibolga, beliau menyempatkan diri untuk berlibur di Sumba. Tuhan ternyata punya rencana lain dalam liburannya itu. Hari Kamis sore, 5 September 2013 dia tenggelam saat berekreasi dengan beberapa rekan imam di Sumba dan jiwanya tak tertolongkan lagi.

Ketika merefleksikan dirinya sebelum menerima Tahbisan Diakonat, dia amat tekesan dengan kedalaman iman Petrus akan Sang Guru Sejati, Yesus Kristus, sebagaimana dilukiskan oleh Penginjil Lukas: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak mendapat apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhNya, aku akan menebarkan jala juga” (Luk 5: 5).

P. Adifeti, selamat memasuki Perjamuan Abadi bersama Sang Guru yang pernah meyakinkanmu untuk
“menebarkan jala”. Kami iringi kepergianmu dengan doa dan jangan lupa mendoakan kami yang engkau tinggalkan. [BSY]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.