Headlines News :
Home » » Direktur PUSPAS: Ada Banyak Simpul yang Mendatangkan Kegembiraan dan Harapan

Direktur PUSPAS: Ada Banyak Simpul yang Mendatangkan Kegembiraan dan Harapan

Written By Admin on Kamis, 21 November 2013 | 14.01

Pada pembukaan Evaluasi dan Perencanaan Tahunan  (EVAPERTA),19/11/2013, Direktur PUSPAS Keuskupan Sibolga RD. Dominikus Doni Ola mengungkapkan bahwa pada awal tahun kelima (pasca sinode) Keuskupan Sibolga (2009-2014), ada banyak simpul yang mendatangkan kegembiraan dan harapan.

Menurut dia, simpul pertama itu ialah semua paroki sudah mengintegrasikan evaluasi tengah tahunan dan evaluasi perencanaan tahunannya dalam matriks kegiatan pastoral. Simpul kedua adalah untuk pertama kali, sejumlah paroki telah mengadakan evaluasi dan perencanaan tahunannya di bawah panduan fasilitator awam.

Tentang simpul kedua tersebut, Pastor Dominikus menjelaskan bahwa dua paroki masuk dalam kategori “A” yakni: Paling pertama dan terpesiapkan dengan matang adalah St. Maria Bunda Para Bangsa Gunungsitoli. Kedua juga terpesiapkan dengan baik adalah Paroki St. Petrus dan Paulus  Idanögawo. Fasilitator di kedua paroki ini sungguh  murni awam (bukan katekis atau sekretaris paroki). Paroki-paroki yang masuk dalam kategori “B” adalah  St. Fransikus Asisi Laverna,  KGB, SPMDS, Salib Suci  dan Pangaribuan. Paroki-paroki ini, menurut dia, difasilitasi oleh para awam, tetapi mereka-mereka adalah  awam yang Katekis atau Sekretaris Paroki. Paroki-paroki yang menempati kategori “C” adalah  Alasa, Gido, Tello, Sogawunasi, Amandraya,  Gomo dan Padangsidimpuan. Fasilitatornya adalah atau kombinasi awam  dan Diakon atau awam dan pastor paroki  atau Diakon dan Pastor paroki. Paroki –paroki yang lain, belum bisa dimasukkan dalam kategori mana pun karena masih mendapat bala bantuan baik dari paroki tetangga maupun dari Puspas. 

Titik simpul ketiga yang menjadi sumber berita gembira bagi Keuskupan Sibolga, menurut RD. Doni adalah fasilitator pemberdayaan aneka bidang. Tentang ini, Pastor Dominikus menjelaskan bahwa dari matriks kegiatan yang disusun paroki-paroki, nampak bahwa untuk kegiatan pemberdayaan ke tingkat paroki dan stasi, fasilitatornya hampir 90 % sudah berasal dari tingkat paroki dan rayon.

“Maka pada titik-titik itu kita pantas bergembira karena dinamika pastoral kita di lapangan memang searah dengan strategi pastoral kita pasca Sinode yakni pemberdayaan petugas pastoral  yang makin berwawasan dan berketrampilan”, imbuhnya. [WKS/SBG/01]
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.