Headlines News :
Home » » MINGGU BIASA 33 (Thn. C), 17 November 2013

MINGGU BIASA 33 (Thn. C), 17 November 2013

Written By Admin on Minggu, 17 November 2013 | 05.19

17 November 2013
MINGGU BIASA 33 (Thn. C)



BERSIAP DIRI MENYAMBUT KEDATANGAN HARI TUHAN
Mal 4:1-2a; 2Tes 3:7-12; Luk 21:5-19


Ulasan Bacaan

Bacaan pertama menggambarkan perbedaan yang jelas antara kesudahan orang-orang jahat, yang tidak berpikir-pikir tentang jalan-jalan kebenaran Tuhan dan orang-orang baik, yang tetap setia menempuh jalan Tuhan. Orang-orang jahat akan dibinasakan, tetapi orang-orang baik akan bersorak-sorai bagaikan pemenang dalam peperangan. Jadi penuturan ini bersifat pedagogis, mendidik orang agar tetap memelihara hidup bersih di hadapan Tuhan dan sesamanya. Hidup di dunia ini memang tidak akan abadi. Tetapi justru karena itulah maka orang jangan terlena oleh hidup di dunia ini dengan segala kegemerlapannya, seolah-olah hidup hanya di sini saja. Seperti Yerusalem yang dihancurkan oleh musuh sehingga kemegahan bait Allah akan berakhir, demikian juga segala sesuatu akan dimusnahkan. Orang tak perlu bertanya kapan hal itu akan terjadi, sebab rahasia ilahi ini takkan pernah dibuka kepada siapa pun. Justru yang dibutuhkan adalah sikap berjaga sehingga orang siap sedia menyambut datangnya hari itu entah kapan saja pun hal itu terjadi. Tanda-tanda pun tidak akan diberi. Karena itu setiap saat orang harus siap siaga, seolah-olah kedatangan hari Tuhan itu adalah hari ini!

Pengenaan Untuk Hidup Sekarang

Menjelang akhir tahun liturgi ini, yang berlangsung juga sampai bagian pertama masa Adven, perhatian kita diarahkan oleh bacaan-bacaan kepada akhir zaman. Tujuannya bukan sekedar menunjukkan aspek dramatis peristiwa akhir zaman itu tetapi lebih-lebih untuk mengingatkan umat beriman agar bersiap-siap menyambut datangnya hari itu. Sebab bagi orang yang sudah siap hari kedatangan Tuhan itu adalah hari penyelamatan dan kemenangan. Tetapi bagi mereka yang tidak siap, yakni mereka yang hidup tercela dan jauh dari jalan-jalan Tuhan, hari itu kelak menjadi hari kebinasaan. Maka firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk mempersiapkan diri bagi hari itu. Caranya bersiap ialah dengan melaksanakan perintah-perintah Tuhan, bukan dengan menerka-nerka kapan hari Tuhan itu akan datang. Orang yang hidupnya tidak bercela, tidak mempersoalkan kapan hari Tuhan datang. Bagi dia hari itu adalah hari penyelamatan entah kapan pun itu tibanya. Dan sikap seperti itulah yang diharapkan bacaan-bacaan hari ini  dari kita. Maka mari memelihara hidup bersih agar kita siap menyongsong Tuhan yang kita nanti-nanti itu. [RP. Bonifasius B. Simanullang OFMCap]
Share this article :
 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.