Headlines News :
Home » » Uskup Sibolga Mengingatkan Para Imam Akan Panggilan Mereka Sebagai Pelayan Umat

Uskup Sibolga Mengingatkan Para Imam Akan Panggilan Mereka Sebagai Pelayan Umat

Written By Admin on Selasa, 15 April 2014 | 21.09

Hari ini (15/4/2014) para imam se-Keuskupan Sibolga mengikuti Misa Krisma di Gereja Katedral St. Theresia Liseux Sibolga. Menurut tradisi Gereja, Misa Krisma ini seyogyanya dilaksanakan pada pagi hari Kamis Putih. Namun karena wilayah pelayanan Keuskupan Sibolga dipisahkan oleh lautan (Dekanat Nias dan Dekanat Tapanuli) sehingga para imam membutuhkan waktu yang lama dalam perjalanan, maka perayaan ini dipercepat. Dengan itu para imam masih mempunyai waktu untuk kembali ke paroki masing-masing untuk melayani umat pada Trihari Suci.

Perayaan yang dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Ludovicus Simanullang OFMCap itu dimulai tepat pukul 15.00 WIB. Selain para imam, misa yang selalu dilaksanakan satu kali dalam setahun ini juga diikuti oleh umat Paroki Katedral, biarawan/ti, dan siswa Seminari Menengah St. Petrus Aektolang.

Kepada seluruh umat, Uskup Sibolga menandaskan bawa Umat Allah telah dikuduskan oleh wafat dan kebangkitan Kristus. Karena itu dia pun mengajak seluruh umat Katolik untuk menghayati panggilan hidup sebagai orang Kristen, orang-orang yang telah diurapi.

“Pengudusan Umat Allah sebagai buah dari wafat dan kebangkitan Kristus dilambangkan dalam berbagai pengurapan dengan minyak suci yang akan diberkati nanti. Para katekumen diurapi dengan minyak katekumen supaya dengan rahmat Tuhan mereka sanggup melawan muslihat setan dan menjadi pejuang melawan kejahatan dan ikut serta mendirikan Kerajaan Allah. Orang sakit dikuatkan oleh pengurapan suci dan doa yang tumbuh dari Tuhan supaya dapat sembuh sesuai dengan kehendak Tuhan. Penderitaannya disatukan dengan sengsara Tuhan demi keselamatan mereka sendiri, kaum kerabatnya dan seluruh Umat Allah. Pengurapan dalam Sakramen Baptis dan Sakramen Krisma menunjukkan bahwa orang beriman sungguh mengambil bagian dalam imamat Kristus sebagai nabi, imam dan raja dalam kehidupan baru dan kekal”, jelasnya.

Lebih lanjut Mgr. Ludovicus juga kembali mengingatkan para imam untuk menghayati panggilan dan martabat mereka sebagai pelayan-pelayan Umat Allah yang mengemban tugas untuk meneruskan karya Kristus atas nama-Nya.

“Para imam bersama dengan Uskup sebagai imam utama, kita juga diurapi dengan minyak suci sebagai pelayan-pelayan Umat Allah untuk meneruskan karya Kristus atas nama-Nya, mewartakan dengan tekun Kabar Gembira khususnya untuk orang-orang kecil dan menderita, melepaskan orang yang sedang berada dalam belenggu terutama belenggu dosa dan mewartakan Tahun Rahmat Tuhan. Maka tugas itu luhur dan mulia karena diarahkan untuk melanjutkan karya penyelamatan Tuhan dengan melayani Umat Allah. Dan pelayanan kita amat dibutuhkan oleh umat dan dari pelayanan kita, mereka dapat mengalami penyelamatan Allah. Tanpa pelayanan kita, Umat Beriman tidak dapat mengalami pembebasan dan kesembuhan, mereka tidak dapat menghayati martabatnya sebagai nabi, imam dan raja, tidak dapat mempersembahkan kurban pujian kepada Allah dan tidak dapat mengalami kesejahteraan rohani”, tandasnya.

Mengutip ungkapan dari St. Yohanes Maria Vianey, pelindung para imam, Uskup Sibolga ini juga mengatakan bahwa Imam adalah jantung hati Yesus.

“Sebagai jantung hati atau sebagai kesayangan Kristus, kita para imam mesti selalu dekat dengan Yesus, berada bersama Yesus, sehati sepikir dengan Dia agar kita dapat melaksanakan misi penyelamatan Kristus bagi manusia dengan melayani umat sehingga mereka dikuduskan. Agar kita semakin dekat berada bersama dengan Yesus, mari kita senantiasa menyadari diri sebagai orang yang telah terurapi”, imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Pemimpin Gereja Katolik Keuskupan Sibolga ini juga memberkati ketiga minyak suci (minyak katekumen, minyak orang sakit dan minyak krisma) yang akan dipergunakan dalam pelayanan sakramen-sakramen.
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda

Gunakan Account Gmail untuk menuliskan komentar anda!

 
Dikelola Oleh : Biro KOMSOS
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2009. Keuskupan Sibolga - All Rights Reserved
Keuskupan Sibolga | Membangun Gereja Mandiri, Solider dan Membebaskan.