SOMA
Sahabat-sahabat Komsos yang terkasih, Hari ini, 22 Maret 2026, telah dilaksanakan Misa perutusan bagi Animator-animatris SEKAMI Keuskupan Sibolga dekanat Tapanuli di paroki St. Yohanes Penginjil Pinangsori. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh P. Bartolomeus Sihite, Pr. Vikep Pastoralis.
Sebelum misa perutusan, telah dilaksanakan pelatihan SOMA (school of Missionary Animators) lanjutan selama 2 hari penuh oleh pendamping KMKI KWI. Melalui pelatihan SOMA lanjutan ini, animator-animatris diharapkan siap untuk bermisi di paroki masing- masing mendampingi SEKAMI. Terima kasih kepada sembilan pastor paroki di dekanat Tapanuli, yang telah mengutus animator-animatrisnya.
Apa Itu SOMA?
SOMA (School of Missionary Animators) dalam Gereja Katolik adalah program kaderisasi intensif untuk membekali pendamping remaja (animator/animatris) SEKAMI (Serikat Kepausan Anak Misioner) agar mampu menjadi rasul muda pembawa injil. SOMA bertujuan membentuk jiwa misioner melalui pembekalan rohani, kreativitas, dan metode pastoral.
Poin Penting SOMA:
Tujuan: Memperkuat kapasitas pendamping dalam mendampingi anak dan remaja misioner (SEKAMI).
Target Peserta: Remaja (biasanya usia SMP-SMA) dan orang muda yang ingin menjadi pendamping SEKAMI.
Tahapan Program: SOMA sering dibagi menjadi beberapa tahap, mulai dari menemukan kebanggaan sebagai remaja Katolik (SOMA 1), hingga penugasan nyata atau perutusan (SOMA 3).
Materi Pembekalan: Meliputi cakrawala Karya Misi Kepausan, spiritualitas misioner, kreativitas mendampingi anak (gerak, lagu, permainan), dan pastoral Kitab Suci.
Fokus: Menghantar anak/remaja kepada Yesus dan menghantar Yesus kepada anak/remaja. Program ini sering diselenggarakan oleh Komisi Karya Misioner tingkat Keuskupan di Indonesia. (Sumber : KKI Keuskupan Semarang)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Posting Komentar
Terima Kasih Atas Partisipasi Anda dalam kolom komentar.